, ,

Kota Tua Tetap Menjadi Sumber Penghidupan bagi Warga Lokal

Primestationnews.xo.id Jakarta, 1 Mei 2026–Di tengah hiruk pikuk wisatawan yang memadati kawasan Kota Tua Jakarta, tersimpan banyak kisah perjuangan warga lokal yang menggantungkan hidup di..

Primestationnews.xo.id

Jakarta, 1 Mei 2026–Di tengah hiruk pikuk wisatawan yang memadati kawasan Kota Tua Jakarta, tersimpan banyak kisah perjuangan warga lokal yang menggantungkan hidup di kawasan bersejarah tersebut. Salah satunya adalah Pak Tarno, yang setiap harinya menjadikan Kota Tua sebagai tempat mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Bagi Pak Tarno dan warga sekitar lainnya, Kota Tua bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang kehidupan yang memberi harapan dan penghasilan. Setiap akhir pekan, khususnya Sabtu dan Minggu, Pak Tarno rutin hadir di kawasan itu bersama sang istri untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Dalam perjuangannya, Pak Tarno juga mendapat dukungan penuh dari manajernya, Asriani, yang setia mendampingi dan membantu berbagai kegiatan mereka di lapangan. Kehadiran Asriani disebut menjadi penyemangat tersendiri bagi Pak Tarno, terutama di tengah kondisi yang sedang sulit.

“Sekarang Pak Tarno sedang jatuh sakit. Saya hanya ingin beliau tetap semangat. Saya sudah menganggap beliau seperti orang tua sendiri,” ujar Asriani saat ditemui di kawasan Kota Tua.

Kondisi kesehatan Pak Tarno saat ini dikabarkan menurun dan tengah menjalani perawatan. Di tengah situasi tersebut, ia juga menghadapi cobaan lain setelah mobil miliknya dilaporkan hilang. Menurut keterangan yang disampaikan Pak Tarno saat diwawancarai, kendaraan tersebut diduga telah digadaikan oleh sopir dan asistennya sendiri.

Meski diterpa berbagai ujian hidup, Pak Tarno tetap berharap dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Dukungan keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat menjadi kekuatan utama baginya untuk bangkit.

Keberadaan para pekerja informal seperti Pak Tarno menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan di kawasan ikonik Kota Tua, yang hingga kini tetap menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga lokal.

 

Rahmat Hidayat

(Kaperwil DKI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *