JAKARTA —
Primestationmedia.comJumat 16/01/2026
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum refleksi keimanan bagi Rizki, seorang remaja Betawi yang tinggal di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat. Di tengah kesibukan dan

keterbatasan hidup kampung kota, ia memaknai Isra’ Mi’raj sebagai pelajaran spiritual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui pengajian di musholla kampung menjelang 27 Rajab, Rizki memahami bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan teladan tentang perjalanan iman yang dimulai dari realitas hidup. Sholat ia maknai sebagai Mi’raj orang beriman, sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah padatnya aktivitas dan tantangan kehidupan perkotaan.

Pemahaman tersebut tercermin dalam keseharian Rizki, mulai dari menuntut ilmu hingga berinteraksi dengan lingkungan yang beragam. Ia menyadari bahwa asal-usul kampung bukanlah penghalang, melainkan bagian dari identitas dan keberkahan yang harus dijaga.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Isra’ Mi’raj tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat modern. Dari kampung sederhana di jantung ibu kota, pesan tentang iman, niat yang lurus, dan keteguhan hati terus tumbuh, menguatkan generasi muda Muslim dalam menjalani kehidupan.
Rahmat Hidayat
( KAPERWIL DKI )














