CIANJUR —
Primestationmedia.com
Sabtu, 10 Januari 2026
Kongres Daerah (Kongresda) I Media Independen Online (MIO) Indonesia Kota Administrasi Jakarta Timur secara resmi menetapkan S. Erfan Nurali sebagai Ketua Pengurus Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur. Erfan terpilih secara aklamasi dalam kongres yang digelar di Villa Bukit Cipendawa, Cianjur, Jawa Barat, pada 9–10 Januari 2026.
Kongresda ini diikuti oleh 18 media online sebagai peserta penuh serta dihadiri jajaran Pengurus Wilayah MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan Pengurus Pusat MIO Indonesia. Sejumlah tokoh nasional MIO yang hadir antara lain Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie, Wakil Ketua Umum Ir. Agung Karang, Wakil Sekretaris PP MIO Indonesia Rika Rachmawati, Ketua PW MIO Indonesia DKI Jakarta Gito Ricardo, Sekretaris Wilayah Alam Massiri, Bendahara PW Bainanah, serta wartawan senior Yazid Maulana dan Siti Nurjanah.
Kongres dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum MIO Indonesia Ir. Agung Karang. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi media di tengah dinamika dan disrupsi ekosistem digital.
“MIO Indonesia harus menjadi rumah bersama bagi media online yang tidak hanya tumbuh secara kuantitas, tetapi juga matang secara etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial,” ujar Agung Karang.
Sidang kongres dipimpin oleh Alam Massiri, Oscar Al Hamid, dan Dian Pratiwi. Melalui mekanisme musyawarah mufakat, seluruh peserta secara bulat menetapkan S. Erfan Nurali sebagai ketua terpilih.
Dalam pemaparan visi dan misinya, Erfan menegaskan komitmen untuk memperkuat fondasi kelembagaan media online di Jakarta Timur.
“Kami akan mendorong perusahaan media agar memiliki badan hukum yang jelas, memperjuangkan pembelaan hukum bagi media online, serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jurnalistik, termasuk penguatan pemasaran produk jurnalistik,” kata Erfan.
Selain agenda pemilihan ketua, Kongresda I juga membahas tantangan media online di era kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie memberikan materi khusus mengenai dampak dan implikasi AI terhadap praktik jurnalistik.
Menurut Prayogie, teknologi AI membuka peluang besar bagi efisiensi kerja redaksi, namun sekaligus membawa risiko serius terhadap kualitas informasi jika tidak diimbangi dengan pengawasan editorial yang ketat.

“AI dapat membantu kerja media, tetapi juga berpotensi melahirkan konten yang tidak akurat dan menyesatkan jika tidak disertai kontrol editorial yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan utama media online saat ini bukan semata soal adopsi teknologi, melainkan menjaga integritas jurnalistik di tengah arus otomatisasi. AI, menurutnya, harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti nalar, etika, dan tanggung jawab redaksi.
Kongresda I ini menjadi momentum penting dalam pembentukan dan penguatan Pengurus Daerah MIO Indonesia Jakarta Timur. Forum juga merumuskan arah kebijakan organisasi, konsolidasi internal, serta strategi menghadapi perubahan ekosistem media digital.
Terpilihnya S. Erfan Nurali diharapkan mampu memperkuat peran MIO Indonesia Jakarta Timur sebagai wadah profesional media online serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, beretika, dan bertanggung jawab
.
Rahmat Hidayat
(Kaperwil DKI Jakarta)
.














