Pasar FMCG Tahan Krisis, APL Tambah Ratusan Armada dan Ekspansi ke Luar Jawa

  Jakarta – Primestationmedia.comSelasa 10/02/2026 Segmen Fast Moving Consumer Goods (FMCG) kembali membuktikan diri sebagai sektor paling tangguh di tengah tekanan ekonomi global dan inflasi…

 

Jakarta –
Primestationmedia.comSelasa 10/02/2026 Segmen Fast Moving Consumer Goods (FMCG) kembali membuktikan diri sebagai sektor paling tangguh di tengah tekanan ekonomi global dan inflasi. Karakter produk FMCG yang merupakan kebutuhan harian membuat permintaannya tetap stabil, bahkan saat daya beli masyarakat melemah.
Produk seperti makanan, minuman, sabun, sampo, dan kebutuhan rumah tangga tidak bisa ditunda konsumsinya. Inilah yang menjadikan FMCG sebagai tulang punggung pergerakan logistik nasional.
Melihat potensi tersebut, PT Assari Prama Logistik (APL) menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menggarap pasar FMCG sepanjang tahun 2026. Segmen ini menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan.


Owner PT Assari Prama Logistik, Banny Noer H, mengatakan FMCG adalah pasar yang paling menjanjikan dibandingkan sektor industri lainnya.
“FMCG itu pasarnya besar, stabil, dan perputarannya cepat. Dalam kondisi ekonomi apa pun, masyarakat tetap butuh barang-barang kebutuhan sehari-hari. Karena itu kami memutuskan tetap menjadikan FMCG sebagai fokus utama,” ujar Banny.
Ia menjelaskan, selain permintaan yang konsisten, FMCG juga memiliki jaringan distribusi yang luas dan merata, mulai dari warung kecil hingga ritel modern dan e-commerce. Hal ini membuat arus distribusi tetap berjalan meski salah satu kanal mengalami gangguan.
Untuk memperbesar pangsa pasar di sektor ini, APL akan melakukan penambahan armada hingga ratusan unit pada 2026 serta melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa guna menjangkau pasar baru di berbagai daerah.
Tak hanya itu, APL juga menghadirkan inovasi melalui penggunaan armada Big Mama, yakni truk berdimensi besar dengan kapasitas angkut hingga 35 ton, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya logistik.
“Dengan Big Mama, kami bisa mengangkut lebih banyak barang dalam satu perjalanan. Ini sangat cocok untuk distribusi FMCG yang volumenya besar dan perputarannya cepat,” tambah Banny.
Langkah strategis ini diyakini akan memperkuat posisi APL sebagai salah satu pemain logistik nasional yang fokus pada sektor FMCG, sekaligus menjawab tantangan distribusi di tengah dinamika ekonomi.
Wawancara lengkap dengan Banny Noer H dapat disaksikan melalui kanal TransGO News di YouTube.

joSSer
( KAPERWIL DKI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *