primestationmesia.com
Jakarta, 18 April 2026 -Di tengah derasnya arus informasi digital, Divisi Humas Polri menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan akurasi di atas kecepatan dalam setiap penyajian berita kepada masyarakat. Hal ini menjadi landasan utama dalam merawat kepercayaan publik dan menjaga stabilitas keamanan nasional.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memberikan penekanan khusus bagi seluruh jajaran Humas Polri agar tidak terjebak dalam perlombaan kecepatan tanpa verifikasi yang kuat.
“Kecepatan menyampaikan berita tidak akan pernah berarti tanpa diiringi oleh akurasi dan kebenaran fakta,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo dalam arahannya kepada jajaran Humas. Menurutnya, kutipan tersebut bukan sekadar kata-kata, melainkan pengingat sekaligus kompas dalam menjalankan tugas pengabdian.
Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas informasi publik, Humas Polri berkomitmen untuk:
- Menyajikan Informasi Objektif: Memastikan setiap rilis yang dikeluarkan telah melalui proses verifikasi yang ketat agar transparan dan akuntabel.
- Melawan Hoaks: Menjadi garda terdepan dalam menyaring informasi menyesatkan yang dapat memicu kegaduhan di masyarakat.
- Sinergi Publik: Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi memerangi disinformasi demi menciptakan Indonesia yang damai dan kondusif.
Komitmen ini selaras dengan upaya Polri dalam mewujudkan program
Presisi dan menyukseskan rencana kerja pemerintah. Dengan informasi yang benar, Polri berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan nyata dan memperkokoh kepercayaan masyarakat yang saat ini berada dalam tren positif.
“Mari kita jadikan kebenaran sebagai fondasi utama dalam berkomunikasi. Saring sebelum sharing adalah langkah kecil namun berdampak besar bagi kedamaian bangsa,” tutup Wakapolri.
siaran pers) berdasarkan kutipan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, yang disusun dengan format standar
Humas Polri:
#DIVISI HUMAS POLRI